Pesantren Islam Internasional Al-Andalus berdiri dari niat tulus seorang tokoh yang merindukan kontribusi nyata bagi dakwah Islam melalui pendidikan. Tokoh tersebut kemudian menginisiasi pertemuan penting dengan para pengurus Himpunan Alumni Pesantren Islam Al-Irsyad Tengaran (HAPIA). Menanggapi gagasan itu, HAPIA segera membentuk tim untuk merumuskan blueprint Pesantren Modern di Bogor yang komprehensif, terstruktur, dan adaptif.

Sinergi mendalam ini membuahkan hasil nyata pada Maret 2013. Institusi ini resmi berdiri sebagai sebuah pesantren modern di Bogor yang mengusung konsep pendidikan holistik. Lembaga ini memadukan kurikulum berbasis kompetensi dengan pendekatan metode Nabawi yang menitikberatkan pada penanaman nilai karakter dan keilmuan Islam murni. Oleh sebab itu, sejak awal pendiriannya seluruh jajaran pengelola berkomitmen kuat melahirkan generasi rabbani yang berdaya saing tinggi.

Komitmen tersebut terbukti melalui konsistensi lembaga dalam mencetak alumni yang mumpuni. Hingga tahun 2026, pesantren telah meluluskan lebih dari 500 alumni yang berkiprah di berbagai perguruan tinggi terkemuka serta berbagai sektor masyarakat. Pencapaian ini menegaskan posisi almamater sebagai institusi yang terus konsisten memberikan kontribusi bagi perkembangan dakwah dan pendidikan Islam modern.

Legalitas Yayasan dan Pembangunan Kampus Putra

Perjalanan operasional lembaga diawali dengan pendirian Kampus Pesantren Al-Andalus Putra pada Maret 2013. Kampus ini menempati lahan seluas 6,5 hektare di kawasan pebukitan Gunung Batu, berjarak sekitar 30 kilometer dari Kota Cibubur. Lahan yang asri dan kondusif untuk kegiatan belajar ini merupakan tanah wakaf dari keluarga besar Bapak H. Tarmen Tascha, S.E. serta Bapak Ir. Eridman Tascha. Lokasi kampus putra ini beralamat di Jalan Raya Menteng KM 13, RT 03/04, Dusun Cijurey, Desa Sukadamai, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.

Secara legalitas hukum, seluruh kegiatan operasional dan pengembangan lembaga bernaung di bawah Yayasan Darul Iman Wattaqwa. Yayasan ini resmi tercatat berdasarkan Akta Notaris Ady Kusuma, S.H., M.H. Nomor 01 tertanggal 1 Februari 2012. Selain itu, lembaga telah mengantongi pengesahan resmi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham) melalui Surat Keputusan Nomor AHU-389.AH.01.04. Tahun 2012. Keabsahan hukum ini menjamin transparansi serta akuntabilitas manajemen dalam mengelola seluruh sarana dan program pendidikan santri secara profesional.

Pengembangan Kampus Putri dan Kepedulian Sosial

Seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat, pengelola melakukan ekspansi fasilitas pendidikan. Pada Juli 2015, berdiri Kampus Pesantren Al-Andalus Putri di atas lahan seluas 2,2 hektare di daerah Balekambang, Jonggol. Lahan tersebut juga merupakan amanah wakaf dari keluarga besar Bapak H. Tarmen Tascha, S.E. dan Bapak Ir. Eridman Tascha. Unit putri ini berlokasi di Jalan Raya Menteng KM 6, Dusun Kadupandak, Desa Balekambang, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor. Pemisahan unit putra dan putri ini bertujuan agar fokus pembinaan karakter serta iklim akademik bagi para santriwati berjalan lebih terarah, aman, dan maksimal.

Di samping fokus pada keunggulan akademik, lembaga menaruh perhatian khusus terhadap anak-anak yatim yang kurang mampu agar mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas. Kepedulian sosial ini menjadi bukti nyata kontribusi pesantren kepada bangsa dalam mendukung Pembangunan Nasional, sebagaimana diamanatkan oleh Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 di bidang pendidikan.

Program beasiswa khusus anak yatim ini berhasil meraih simpati dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dukungan dari keluarga besar Syaikh Abdullah bin Khalid Bin Hamd Al-Tsani dari Qatar. Keberhasilan program ini mengukuhkan kiprah almamater sebagai pesantren modern di Bogor yang berwawasan sosial dan bermanfaat luas bagi masyarakat.